
“Oleh karena itu, kami mencoba berdiskusi dengan tokoh-tokoh Jalan Lawang Seketeng untuk mengupayakan penertiban mandiri, seperti yang sudah dilakukan di Jalan Pedati, yang sekarang jauh lebih rapi dibanding sebelumnya,” sambungnya.
Sekda juga memberikan usulan agar setiap Jumat para pedagang melakukan kerja bakti secara mandiri dan sukarela untuk membersihkan trotoar yang selama ini digunakan untuk berjualan.
Menurutnya, pembersihan pedestrian tidak bisa sepenuhnya mengandalkan personel Dinas Pemadam Kebakaran karena banyak titik lain di Kota Bogor yang juga perlu dibersihkan.
“Terkait kerja bakti, saya meminta tokoh masyarakat di sini untuk mengajak pedagang rutin membersihkan lokasi dan membentuk satgas yang bertugas mengingatkan pedagang agar tidak berjualan di pedestrian yang mengganggu lalu lintas pejalan kaki,” tegas Syarifah.
Syarifah menambahkan, bahwa ini merupakan solusi sementara, mengingat Pemkot Bogor belum memiliki konsep terbaik untuk menyelesaikan masalah ini secara permanen. Ia juga meminta pedagang di Jalan Lawang Seketeng mencontoh pedagang di Jalan Pedati dengan tidak berjualan di trotoar dan secara mandiri membuat fasilitas seperti lemari atau rak penyimpanan yang serupa.
“Saya titip kepada Lurah Gudang, jika nanti sudah tertib, tolong dipantau secara rutin. Pastikan tokoh-tokoh pedagang mampu menjaga ketertiban dan komunikasi tetap berjalan. Mulai hari ini, mudah-mudahan di Jalan Lawang Seketeng bisa langsung tertib dan menjadi lebih rapi,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















