Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki: 2.209 Kepala Keluarga Akan Direlokasi

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki: 2.209 Kepala Keluarga Akan Direlokasi

BOGORTODAY.COM – Sebanyak 2.209 kepala keluarga (KK) terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan direlokasi. Data tersebut dihimpun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Flores Timur dan diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansyah, menjelaskan bahwa pihaknya bersama Pemerintah Daerah Flores Timur tengah melaksanakan sosialisasi terkait rencana relokasi ini.

Selain itu, masukan dari para kepala desa juga dihimpun untuk mempermudah proses pemindahan dan pemilihan lokasi permukiman baru.

BACA JUGA :  AS Dikabarkan Jalin Komunikasi dengan Oposisi Israel, Ketegangan dengan Netanyahu Kian Mencuat

“Kami mohon kepala desa membantu menyebarkan formulir kesediaan relokasi kepada warga, terutama bagi yang mengungsi secara mandiri di luar pos pengungsian,” kata Jarwansyah, Senin (18/11/2024).

Zona Relokasi dan Desa Terdampak

Berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), zona aman berada di radius minimal 6 kilometer dari puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki. Enam desa yang direkomendasikan untuk direlokasi karena berada dalam radius 4-5 kilometer dari kawah adalah:

  1. Desa Klatanlo
  2. Desa Hokeng Jaya
  3. Desa Boru
  4. Desa Nawakote (Kecamatan Wulanggitang)
  5. Desa Nobo (Kecamatan Ile Boleng)
  6. Desa Dulipali (Kecamatan Ile Bura)
BACA JUGA :  Kritik Sistem Bansos, Nasya Kharisa Minta Pemkot Bogor Pakai Data Riil Bukan Cuma Angka Desil

 

Selain itu, tiga desa lainnya, yakni Desa Pululera, Desa Borukedang, dan Desa Boru, mengalami kerusakan rumah akibat erupsi tetapi tidak masuk dalam daftar relokasi.

Opsi dan Skema Relokasi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================