Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki: 2.209 Kepala Keluarga Akan Direlokasi

Warga terdampak akan diberikan dua opsi relokasi:

  1. Relokasi Terpusat: Pemerintah menyiapkan lahan dan membangun rumah baru.
  2. Relokasi Mandiri: Pemerintah membangun rumah di lahan milik warga.

Rumah yang dibangun adalah tipe tahan gempa RISHA dengan tipe 36, berdiri di atas lahan seluas 90 meter persegi.

Untuk rumah yang mengalami kerusakan akibat erupsi, pemerintah telah menyiapkan dana stimulan sebagai berikut:

  • Rp60 juta untuk rumah rusak berat
  • Rp30 juta untuk rumah rusak sedang
  • Rp15 juta untuk rumah rusak ringan
BACA JUGA :  Tampil Perkasa di Arcamanik, Skuat Sepak Bola Kota Bogor Hancurkan KBB 5-0

Jarwansyah menegaskan bahwa dana ini hanya boleh digunakan untuk pembangunan rumah. “Dana tersebut hanya untuk membangun rumah, tidak boleh digunakan untuk keperluan lain seperti membeli kendaraan,” ujarnya.

Proses Relokasi dan Harapan

BNPB dan Pemda Flores Timur saat ini sedang mendata warga terdampak yang bersedia direlokasi. Bagi yang tidak hafal Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor KK, warga diminta mencantumkan nama sesuai KTP untuk mempermudah verifikasi di Dukcapil.

BACA JUGA :  Sensus Ekonomi 2026 di Kota Bogor Dimulai

Pemerintah berharap proses relokasi dapat berjalan lancar demi keselamatan warga dari potensi bahaya erupsi lanjutan.

“Relokasi ini tidak hanya untuk menghindari risiko bencana, tetapi juga untuk menciptakan kehidupan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat terdampak,” ujar Jarwansyah.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================