
Rahmani (43), salah satu warga Desa Tambong Wetan, menceritakan kepanikan saat angin kencang tiba-tiba datang.
“Awalnya hujan tidak deras, tapi tiba-tiba angin besar berputar-putar datang. Semua di rumah panik, saya langsung lari ke belakang,” ujarnya.
Menurut Rahmani, genteng dan asbes rumahnya hancur diterbangkan angin, begitu pula rumah-rumah tetangganya.
“Semua rumah tetangga juga begitu. Untung anak saya sedang les, jadi tidak ada di rumah,” katanya.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat musim penghujan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















