
Ia baru saja berjalan sekitar 200 meter dari rumah menuju Pituruh ketika mendengar suara gemuruh longsor.
“Saya langsung balik ke rumah, dan ketika tiba, rumah saya sudah rata dengan tanah,” ujar Subur dengan nada pilu.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Purworejo, relawan, dan warga setempat. Jenazah ketiga korban telah dievakuasi ke RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo untuk penanganan lebih lanjut.
Pencarian terhadap Winda Wahyuningsih masih terus dilakukan dengan menggunakan berbagai peralatan dan teknik untuk mengatasi medan yang berat.
Hujan deras yang kerap mengguyur Kabupaten Purworejo meningkatkan risiko longsor, terutama di wilayah perbukitan seperti Kecamatan Bruno. Pemerintah setempat mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk tetap waspada dan segera mengungsi jika curah hujan meningkat.
Bencana ini menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi risiko longsor dan kesiapsiagaan warga yang tinggal di wilayah rawan bencana.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















