Tubuh Setelah Kematian, Apa yang Biasanya Terjadi? Simak Ini

Ilustrasi mayat

BOGORTODAY.COM – Seorang perawat di Los Angeles, Amerika Serikat, Julie McFadden, menceritakan pengalamannya selama bekerja di unit perawatan intensif, khususnya saat menghadapi kematian pasien.

Dalam wawancara dengan Metro UK, Julie menjelaskan berbagai proses yang terjadi pada tubuh seseorang setelah meninggal dunia.

Berikut adalah beberapa tahap yang biasa ia temui, yang mengungkapkan kekuatan alami tubuh dalam menghadapi kematian.

  1. Keluarnya Cairan Tubuh

Setelah kematian, tubuh akan sepenuhnya rileks. Pada tahap awal ini, tubuh mulai melepaskan cairan yang sebelumnya tertahan.

Julie menjelaskan bahwa saat itulah pembusukan mulai terjadi. Cairan tubuh bisa keluar melalui saluran-saluran tubuh seperti saluran kemih, saluran pencernaan, bahkan hidung, mata, atau telinga. Proses ini adalah hal yang sangat normal dan wajar setelah kematian.

BACA JUGA :  Mau Awet Muda? Lakukan 5 Rutinitas Pagi Ini agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar

“Terkadang kematian itu bisa membingungkan, tapi saya sering membicarakannya dengan orang lain supaya mereka tidak terkejut jika hal ini terjadi, karena itu sangat normal,” ungkap Julie.

  1. Suhu Tubuh Menurun

Setelah kematian, suhu tubuh mulai menurun. Julie, yang telah banyak melihat proses kematian sepanjang karirnya, mengamati bahwa penurunan suhu tubuh mayat terjadi dengan kecepatan yang bervariasi. Suhu tubuh akan terus turun hingga akhirnya sejajar dengan suhu ruangan tempat mayat berada.

  1. Darah Mengalir ke Bawah Tubuh

Pada tahap selanjutnya, gravitasi mulai menarik darah yang masih ada dalam tubuh menuju bagian bawah.

Jika mayat berbaring dalam waktu lama, dan tubuhnya dibalik, bagian belakang tubuh seperti kaki dan punggung akan terlihat menggelap, dengan warna ungu atau lebih gelap. Hal ini terjadi karena darah terkumpul di bagian bawah tubuh akibat pengaruh gravitasi.

  1. Tubuh Menjadi Kaku
BACA JUGA :  92,7% Pengunjung Puas Dengan Penyelenggaraan KaBogorfest 2026

Proses berikutnya yang dikenal dengan sebutan rigor mortis atau kaku mayat, terjadi setelah tubuh tidak lagi bergerak. Julie menjelaskan bahwa dalam waktu 1-2 jam setelah kematian, tubuh akan mulai menjadi kaku.

Tubuh akan semakin kaku seiring berjalannya waktu hingga akhirnya mengendur dalam waktu 24-36 jam. Rigor mortis dimulai dari otot-otot kecil seperti di mata dan wajah, lalu merambat ke leher, tubuh bagian atas, hingga ke ekstremitas seperti tangan dan kaki.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================