Mayat Pria Lansia Ditemukan di Bekas Galian C di Tapanuli Tengah

ilustrasi mayat2

BOGORTODAY.COM – Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia di bekas galian C di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut).

Korban yang bernama Paharuddin Pandiangan (67) ditemukan dalam kondisi mengapung telungkup di dalam kolam bekas galian tersebut, pada Rabu (20/11/2024), sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Pinangsori, AKP J Hutajulu, menjelaskan bahwa informasi mengenai penemuan mayat tersebut pertama kali diterima pihak kepolisian melalui laporan warga setempat. Setelah menerima laporan, personel Polsek Pinangsori segera menuju lokasi untuk memeriksa kebenaran informasi tersebut.

Sesampainya di lokasi kejadian, petugas menemukan mayat laki-laki tersebut mengapung di dalam kolam bekas galian C di Lingkungan II, Kelurahan Sori Nauli, Kecamatan Pinangsori.

BACA JUGA :  Kelola APBDes Rp1,6 Triliun, Kabupaten Bogor Jadi Fokus Evaluasi BPKP

“Korban ditemukan dalam posisi telungkup di dalam kolam bekas galian C, dan langsung kami evakuasi bersama tim Inafis,” ungkap Hutajulu.

Korban dibawa ke Puskesmas Pinangsori untuk dilakukan pemeriksaan visum. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui sudah menderita stroke selama dua tahun terakhir dan tidak dapat mencari nafkah. Setiap hari, korban sering pergi memancing di sekitar kolam bekas galian tersebut.

Di lokasi penemuan mayat, petugas juga menemukan botol air mineral berisikan umpan cacing yang biasa dibawa oleh korban saat memancing.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Pantau Penyaluran MBG di SDN Babakan Madang 03

“Saudara korban mengatakan bahwa korban memang sering memancing di sekitar bekas galian ini, dan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya,” tambah Hutajulu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga korban meninggal dunia akibat terjatuh ke dalam kolam saat sedang memancing. Tidak ditemukan adanya kekerasan atau indikasi lain yang mencurigakan. Pihak kepolisian menyimpulkan bahwa korban tewas karena tenggelam.

Setelah proses visum selesai, jasad korban diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan. Polisi juga memastikan bahwa peristiwa ini murni kecelakaan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================