Kelola APBDes Rp1,6 Triliun, Kabupaten Bogor Jadi Fokus Evaluasi BPKP

BPKP
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika. FOTO : BOGORTODAY.COM/RIFKI RAMADHAN.

BOGORTODAY.COMBadan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat menetapkan Kabupaten Bogor sebagai lokasi fokus evaluasi dan monitoring pengelolaan keuangan negara. Langkah ini diambil menyusul besarnya alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di wilayah tersebut yang mencapai Rp1,6 triliun.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, membenarkan bahwa besarnya anggaran desa tersebut menjadi alasan utama diperketatnya pengawasan. Menurutnya, angka tersebut tergolong sangat besar, bahkan melampaui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tingkat kota di sekitarnya.

BACA JUGA :  Resep Ayam Goreng Mentega Ala Restoran Chinese Food, Gurih Manis dan Bikin Nagih

“Ini saya kira nilai yang cukup besar ya kalau kita dibandingkan dengan misalnya APBD kota. Kiri kanan Kabupaten Bogor juga mendekati ke arah sana ya, tapi ini sangat besar,” ujar Ajat, Selasa (23/6/2026).

BACA JUGA :  Nissan Pangkas Waktu Pengembangan Mobil hingga Separuh, Andalkan AI dan Belajar dari China

Ajat menjelaskan, evaluasi dan monitoring oleh BPKP ini sangat krusial untuk memastikan tata kelola keuangan, mulai dari tingkat daerah hingga desa, berjalan secara akuntabel dan transparan. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen penuh untuk menjaga amanat pengelolaan anggaran tersebut.

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================