
“Oleh karena itu, tata kelola keuangan desa itu harus akuntabel, harus transparan begitu amanatnya,” tuturnya.
Selain aspek transparansi, Ajat menekankan pentingnya efektivitas anggaran agar setiap rupiah yang digelontorkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia meminta pengelolaan keuangan di setiap desa maupun kelurahan memiliki hasil (output) dan dampak (outcome) yang terukur secara jelas.
“Jadi tadi saya sampaikan harus linear, tata kelola keuangan desa itu yang baik, tentunya harus menghasilkan output dan outcome yang baik juga,” pungkas Ajat.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














