Penemuan Mayat di Sidrap Hebohkan Warga, Diduga Sudah Lebih dari 10 Hari

BOGORTODAY.COM – Warga Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, dikejutkan dengan penemuan mayat yang ditemukan di semak belukar pinggir jalan pada Kamis (20/11/2024). Mayat yang ditemukan dalam kondisi hanya menyisakan tulang-belulang ini diduga telah meninggal lebih dari 10 hari.

Mayat tersebut ditemukan di Jalan Poros arah Kabupaten Soppeng, Kecamatan Tellu Limpoe, oleh seorang pengendara motor yang melintas. Pengendara tersebut mencium aroma busuk yang kuat dari semak belukar dan merasa curiga.

Setelah ditelusuri, ternyata bau tersebut berasal dari mayat manusia yang tergeletak di area tersebut.

Segera setelah penemuan itu, warga sekitar melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Beberapa warga yang mengenali ciri-ciri korban menduga bahwa mayat tersebut adalah salah satu kerabat mereka yang sebelumnya dilaporkan hilang.

BACA JUGA :  Orang Tua Wajib Tahu, Ini Jarak Aman Anak Menonton TV dan Dampaknya bagi Kesehatan Mata

Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong, mengungkapkan bahwa tim Inafis Polres Sidrap segera dikerahkan untuk mengevakuasi mayat tersebut. Mayat kemudian dibawa ke Rumah Sakit Nene Malomo di Kabupaten Sidrap untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.

“Identitasnya berdasarkan keterangan keluarga yang mengenali, yaitu Latahang bin Asri, usianya 50 tahun, yang sudah hilang selama 10 hari,” ujar AKBP Fantry.

Sejak korban hilang, pihak keluarga telah berusaha mencari keberadaannya. Namun, upaya pencarian tersebut tidak membuahkan hasil hingga akhirnya mayatnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Menurut Kapolres, mayat pertama kali ditemukan oleh pengendara motor yang melaporkan bau tak sedap yang berasal dari lokasi penemuan.

BACA JUGA :  Kenali Tanda Bayi Tidak Cocok Susu Formula, Orang Tua Perlu Waspada

Hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada unsur kekerasan atau faktor lain yang menyebabkan korban meninggal.

Keluarga korban juga diminta untuk memberikan keterangan lebih lanjut untuk mendalami penyebab kematian tersebut.

Penemuan ini menambah daftar kasus orang hilang yang berakhir dengan penemuan jenazah, yang mengundang perhatian dan keprihatinan warga setempat.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan kejadian-kejadian mencurigakan demi menjaga keamanan di wilayah sekitar.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================