
Sebelumnya, tembok sepanjang 50 meter ini sudah dalam kondisi miring beberapa tahun terakhir. Warga sekitar sudah beberapa kali mengadukan kondisi tembok yang membahayakan ke pihak terkait, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang.
Rahmulyo Adiwibowo, anggota DPRD Kota Semarang, mengonfirmasi bahwa warga telah lama mengadukan masalah tembok miring tersebut. Ia bahkan sempat berkomunikasi dengan Wali Kota Semarang dan pihak terkait lainnya.
Berdasarkan kesepakatan dengan warga dan seorang anggota DPRD, tembok yang sudah miring ini akhirnya dirobohkan menggunakan alat berat sebelum insiden ini terjadi.
Warga setempat, yang khawatir akan keselamatan akibat kondisi tembok yang tak kunjung diperbaiki, berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran agar pihak pengelola lebih memperhatikan keamanan struktur bangunan yang ada di sekitar permukiman warga.
Pihak kepolisian dan instansi terkait kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab robohnya tembok tersebut dan upaya pemulihan pasca-insiden, termasuk perbaikan jaringan listrik yang terdampak.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














