Wujudkan Kota Sehat, Sekda Tekankan Libatkan Semua Pihak

“Dari hasil evaluasi tim, sebanyak 83 persen balita stunting di Kota Bogor memiliki satu faktor penyebab yang sama, yaitu adanya anggota keluarga yang merokok. Jadi, mungkin kita harus merevisi Perda agar tatanan rumah tangga masuk dalam Perda KTR,” kata Retno.

“Kita harus melindungi bayi, balita, lansia, dan kelompok rentan lainnya dari paparan asap rokok serta mencegah perokok pemula. Kita tidak ikhlas jika anak-anak kita mulai merokok, karena dari kebiasaan merokok dapat berkembang ke narkoba,” sambungnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan Germas 2024, capaian institusi pemerintah yang melaksanakan Germas masih rendah, yakni hanya 37,5 persen dari target 50 persen.

BACA JUGA :  Kemdiktisaintek Siapkan Bantuan Operasional untuk Perguruan Tinggi Swasta, DPR Beri Dukungan Penuh

Meski begitu, ada peningkatan pada indikator cek kesehatan rutin. Melalui inovasi Pamong Walagri yang disinergikan dengan Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg), jumlah pegawai yang rutin cek kesehatan mencapai 44,7 persen.

“Kita sudah memiliki Perwali Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Nomor 48 Tahun 2017, yang sudah berjalan sekitar tujuh tahun. Dimulai dengan pencanangan, komitmen bersama, sosialisasi ke berbagai tatanan, serta penyebaran informasi melalui berbagai media,” ujar Retno.

BACA JUGA :  Jaro Ade Ajak Warga Megamendung Hijaukan Pekarangan Lewat Tanam Durian Unggul

Di masyarakat, saat ini sudah banyak inovasi Germas, seperti Kampung Germas, Talas Bogor, Kelompok Peduli ASI, dan Konseling Mobil Curhat, yang ke depan akan menjadi prioritas Kementerian Kesehatan RI.

“Kalau kita bicara masalah penyakit, jika hanya fokus pada kuratif, biayanya tentu besar. Padahal, beberapa penyakit dengan angka kematian dan biaya tinggi sebenarnya dapat dicegah melalui Germas. Jadi, kita akan terus menggalakkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat,” tegasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================