Cuaca Ekstrem di Boyolali: Pohon Tumbang, Bangunan Roboh, dan Longsor Mengancam Keamanan Warga

Sebagai upaya penanganan, BPBD Boyolali mengerahkan satu alat berat untuk membersihkan material longsor, sementara truk tangki BPBD menyemprotkan air ke sisa longsoran untuk mencegah kecelakaan karena jalan yang licin. Jalan tersebut kini sudah bersih dan dapat dilalui kembali.

Selain itu, hujan deras juga menyebabkan banjir di Desa Kismoyoso, Kecamatan Ngemplak, setelah sungai setempat tidak mampu menampung debit air yang besar, sehingga meluap dan menggenangi permukiman warga.

BACA JUGA :  Musim Kemarau, 34 Kebakaran Terjadi di Kabupaten Bogor

Suratno menambahkan bahwa air sempat surut, namun sekitar pukul 20.00 WIB, air kembali naik dan memasuki rumah warga.

“Saat ini, TRC BPBD Boyolali sedang berada di lokasi untuk melakukan asesmen,” katanya.

Dengan intensitas hujan yang masih tinggi, BPBD Boyolali terus mengimbau warga untuk berhati-hati dan waspada terhadap potensi bencana lebih lanjut. Tim reaksi cepat (TRC) BPBD Boyolali terus melakukan pemantauan dan penanganan untuk mengurangi dampak bencana yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem ini.***

BACA JUGA :  Bukan Sekadar Pengusir Kantuk, Ini 5 Alasan Kopi Bisa Bantu Panjang Umur

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================