
BOGORTODAY.COM – Sekolah Widya Kusuma yang terletak di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (25/11/2024). Dampaknya, ratusan siswa tidak dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Camat Cileungsi, Adi Hendriyana, menjelaskan bahwa PT Tata memiliki utang sebesar 4 hingga 5 miliar rupiah kepada PT Mentari Sahabat Indonesia.
“Sekarang yayasan itu belum bisa membayar utang kepada PT Mentari Sahabat Indonesia. Konflik ini melibatkan tiga pihak PT Mentari Sahabat Indonesiai sebagai pemberi pinjaman, PT Tata sebagai peminjam, dan yayasan yang memiliki sekolah,” ujar Adi.
Menurut Adi, dalam perjanjian utang-piutang tersebut, tanah yang digunakan untuk sekolah secara otomatis beralih ke PT Mentari Sahabat Indonesia jika PT Tata gagal membayar utang.
“Tahun 2024, utang harus dibayar, tetapi PT Tata tidak bisa membayar, sehingga tanah tersebut dikuasai oleh PT Mentari Sahabat Indonesia,” tambahnya.
Pihak kecamatan Cileungsi saat ini tengah berusaha agar segel di sekolah Widya Kusuma dapat dibuka.
“Kami telah menghubungi PT Mentari Sahabat Indonesiadan PT Tata, serta meminta agar sekolah tidak digembok terlebih dahulu, agar anak-anak bisa kembali belajar,” jelasnya.
Adi juga menyampaikan bahwa pihak kecamatan sedang berupaya mencari solusi untuk menyelesaikan konflik ini, agar siswa di Widya Kusuma dapat melanjutkan pendidikan mereka. (Rifki Ramadhan)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















