
“Kami harus memastikan tahapan pendistribusian logistik pada H-1 sudah sampai di 74 ribu TPS di seluruh Jawa Barat. Tentunya, dibutuhkan sinergi dengan seluruh pihak untuk memastikan pendistribusian berjalan dengan lancar dan tiba tepat waktu,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak pengamanan yang selalu mendukung KPU di 27 Kota/Kabupaten serta kepada pemerintah daerah di 27 Kota/Kabupaten se-Jawa Barat yang mendukung KPU.
Ummi berharap sinergi yang sudah terjalin ini dapat terus berlanjut sampai pelaksanaan pungut hitung, rekapitulasi, dan penetapan pemenang pilkada.
“Sesuai tema Pilkada Jawa Barat 2024, yakni ‘Menjadikan Pilkada Jabar 2024 sebagai Inisiasi Budaya Demokrasi di Jabar’, mengingat masyarakat Jabar sangat heterogen, jadi tidak mungkin dilaksanakan dengan baik tanpa kedewasaan politik masyarakat,” ungkap Ummi.
Ia menambahkan bahwa pihaknya berharap tingkat partisipasi pada pemilu 2024 dapat terulang kembali. Pada pemilu 2024, dengan segala dinamika dan besarnya jumlah pemilih, Jawa Barat berhasil membuktikan kepada masyarakat Indonesia dengan meningkatnya partisipasi di Jabar sebanyak tiga persen dari pemilu 2019.
“Mudah-mudahan tingkat partisipasi di pilkada 2024 bisa naik tiga persen yakni setiap Kota/ Kabupaten minimal 70 persen,” ucapnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















