
Adapun logistik yang didistribusikan ini yakni 1,6 juta surat suara yang terdiri dari 836.324 ribu surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, dan 838.324 ribu untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor.
Selain itu, ada 6.120 bilik suara, dan 3.072 kotak suara. Ketua KPU Kota Bogor Muhammad Habibi Zaenal mengatakan, pendistribusian ini sesuai dengan jadwal sudah yang ditetapkan.
Sementara itu berdasarkan survei Charta Politika Indonesia, lembaga penelitian kebijakan dan opini publik,elektabilitas pasangan Dedie-Jenal memuncaki hasil survei dibanding pasangan lainnya.
Survei dilakukan pada 8-12 November 2024 dengan melibatkan 400 responden yang tersebar di 6 kecamatan di Kota Bogor. Dari Hasil survei menunjukkan pasangan Dedie A Rachim – Jenal Mutaqin berada di puncak elektabilitas dengan raihan 42,0 persen, unggul atas pesaing terdekat mereka, Atang Trisnanto – Annida Allivia (22,0 persen).
Posisi berikutnya diisi oleh pasangan Sendi Ferdiansyah – Melli Darsa (14,3), Raendri Rayendra – Eka Maulana (13,0), dan Rena Da Frina – Teddy Risandi (4,5).
Pasangan Dedie – Jenal mengalami kenaikan elektabilitas sebesar 2,2 persen dibandingkan survei sebelumnya pada September 2024, sementara Atang – Annida hanya naik 0,2 persen.
Selisih elektabilitas yang cukup signifikan memperkuat posisi Dedie – Jenal sebagai pasangan unggulan dalam Pilkada Kota Bogor.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















