
Untuk itu, pihaknya akan memaksimalkan penggunaan rumah pompa guna mengurangi genangan air.
“Air yang masuk ke pemukiman belum bisa mengalir kembali ke sungai, namun kami sedang berusaha dengan pompa untuk mengurangi genangan. Kami berharap tanggul darurat ini dapat bertahan, terutama dengan adanya prediksi puncak pasang laut yang diperkirakan terjadi pada Selasa (26/11) dini hari,” ujar Apriliyanto.
Menurut prakiraan cuaca dari BMKG, puncak air pasang diperkirakan akan terjadi antara pukul 03.00-05.00 WIB pada Selasa pagi, dan kembali terjadi pada malam hari antara pukul 19.00-21.00 WIB.
Oleh karena itu, pihak berwenang berharap tanggul darurat yang telah dipasang dapat menahan pasang laut yang tinggi.
Dengan adanya upaya penanggulangan ini, warga setempat berharap agar situasi dapat segera membaik, dan genangan air dapat segera surut.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















