Kecelakaan Pemotor Tewas Terlindas Truk Gandeng di Mojokerto

Kecelakaan Pemotor Tewas Terlindas Truk Gandeng di Mojokerto

BOGORTODAY.COM – Seorang pengendara sepeda motor Honda GL dengan nomor polisi W 4807 NCN tewas seketika setelah terlindas truk gandeng di Jalan Raya Perning, Jetis, Mojokerto pada Selasa (26/11/2024).

Korban, yang berinisial MNI (47), berasal dari Wringinanom, Gresik, dan sedang dalam perjalanan dari Kecamatan Jetis menuju Wringinanom.

Menurut saksi mata, Nuri (40), kejadian bermula sekitar pukul 06.15 WIB, ketika MNI yang mengendarai sepeda motor sendirian berusaha menyalip truk gandeng yang melaju di depannya. Korban menyalip truk gandeng tersebut dari sisi kanan.

Namun, saat bersamaan, sebuah mobil dari arah berlawanan muncul dan terjadi senggolan antara sepeda motor korban dengan mobil tersebut.

“Motor (MNI) menyalip truk gandeng dari sisi kanan, senggolan dengan mobil dari arah berlawanan, kemudian masuk kolong truk gandeng,” ujar Nuri kepada wartawan di lokasi kecelakaan.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta ASN Hemat BBM, Imbas Harga Pertamax

Setelah senggolan dengan mobil tersebut, MNI kehilangan kendali dan terjatuh di bawah truk gandeng yang mengarah ke kolongnya.

“Saya dengar suara duar, saya lihat korban sudah tergeletak. Tubuhnya terlindas roda truk, motornya juga hancur,” lanjut Nuri.

Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota AKP Mulyani mengonfirmasi bahwa korban tewas di tempat akibat luka berat pada kaki dan perutnya yang terlindas roda truk. “Korban MNI mengalami luka pada kaki dan perut sehingga meninggal dunia di lokasi,” kata Mulyani.

Usai kecelakaan, mobil yang bersenggolan dengan korban langsung melarikan diri, sehingga identitas pengemudi mobil tersebut masih belum diketahui. Sementara itu, sepeda motor korban dan truk gandeng yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan oleh polisi.

BACA JUGA :  "Bogor Belum Selesai Ditulis", Karya Sastra untuk Kabupaten Bogor

Jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk proses identifikasi lebih lanjut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menggali keterangan dari saksi-saksi untuk mengungkap lebih lanjut penyebab kecelakaan.

AKP Mulyani mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu berhati-hati, tidak menyalip jika tidak cukup ruang, serta selalu mengenakan helm standar SNI saat berkendara.

“Konsentrasi dalam berkendara dan beretika di jalan sangat penting untuk menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas,” tandasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================