BOGORTODAY.COM – Gondongan adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang kelenjar ludah, biasanya ditandai dengan pembengkakan, nyeri, dan rasa tidak nyaman.
Virus yang menyebabkan gondongan dikenal sebagai paramyxovirus, yang mempengaruhi produksi air liur dan menyebabkan peradangan.
Selama masa penyembuhan, pola makan menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat pemulihan. Namun, ada beberapa jenis makanan yang perlu dihindari agar gejala gondongan tidak semakin memburuk.
Penyebab Gondongan
Mengutip Cleveland Clinic, gondongan disebabkan oleh infeksi virus gondongan yang termasuk dalam kelompok paramyxovirus.
Penyakit ini diawali dengan gejala ringan seperti sakit kepala, demam, kelelahan berlebihan, dan pembengkakan pada bagian leher atau rahang akibat peradangan pada kelenjar ludah. Pembengkakan ini dapat menyebabkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan.
Jenis-Jenis Makanan Pantangan bagi Penderita Gondongan
Bagi penderita gondongan, sangat penting untuk menghindari beberapa jenis makanan tertentu yang dapat memperburuk gejala dan memperlambat proses pemulihan. Berikut adalah makanan yang perlu dihindari:
- Makanan Asam

Makanan yang memiliki rasa asam, seperti jeruk, tomat, dan makanan fermentasi, harus dihindari oleh penderita gondongan.
Makanan asam dapat merangsang kelenjar ludah untuk memproduksi air liur berlebihan, yang justru memperburuk peradangan dan menambah rasa nyeri di area yang terinfeksi. Proses stimulasi ini membuat rasa tidak nyaman semakin intens dan memperlambat pemulihan.
- Daging Ayam dan Sapi

Meskipun daging ayam dan sapi kaya akan protein, kedua jenis daging ini memiliki tekstur keras yang memerlukan usaha ekstra saat dikunyah. Hal ini akan memicu kerja rahang yang berlebihan, yang bisa memperparah rasa sakit akibat gondongan.
Selain itu, daging merah juga sulit dicerna oleh tubuh, yang memberikan tekanan tambahan pada sistem pencernaan, mengganggu proses penyembuhan, dan meningkatkan risiko gangguan pencernaan.
- Ketan

Ketan, yang memiliki tekstur lengket dan padat, dapat membuat proses mengunyah menjadi lebih berat. Hal ini dapat menambah beban pada rahang dan memperburuk pembengkakan serta rasa sakit pada bagian yang terinfeksi.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















