BOGORTODAY.COM – Gabriel Magalhães, bek tengah Arsenal, menjadi sorotan tajam usai selebrasi golnya yang dianggap mengejek penyerang Sporting CP, Viktor Gyökeres, dalam laga Liga Champions yang digelar pada Rabu (27/11/2024) dini hari WIB.
Pada pertandingan yang berakhir dengan kemenangan besar 5-1 bagi Arsenal itu, Gabriel mencetak gol ketiga bagi The Gunners. Namun, selebrasi gol yang ia lakukan langsung mengundang kritik.
Setelah mencetak gol pada menit ke-55, Gabriel terlihat melakukan selebrasi dengan meletakkan kedua tangannya di matanya, sebuah gerakan yang tampaknya meniru selebrasi ikonik milik Gyökeres yang kerap meletakkan tangan di mulutnya.
Aksi ini dianggap sebagai bentuk sindiran terhadap Gyökeres, yang menjadi harapan utama lini serang Sporting CP, tetapi pada laga tersebut, ia gagal menunjukkan ketajamannya dan tidak mampu mencetak gol.
Pemain asal Swedia itu, yang telah mencetak 24 gol dalam 17 pertandingan musim ini, dianggap sebagai ancaman terbesar bagi Arsenal. Namun, Gabriel Magalhães berhasil menahan pergerakannya dengan baik, bahkan mencetak gol untuk memperbesar keunggulan timnya.
Seolah merespons dominasi tersebut, Gabriel melakukan selebrasi yang menuai kecaman, di mana ia diduga dengan sengaja mengejek kegagalan Gyökeres untuk mencetak gol.
Selebrasi kontroversial Gabriel mendapatkan kecaman, salah satunya dari mantan pemain Arsenal, Fredrik Ljungberg. Ljungberg menilai bahwa tindakan Gabriel tersebut tidak menghormati lawan.
“Saya tidak senang dengan hal itu. Tentu saja ada banyak pembicaraan bahwa dia bermain melawan Gyökeres dan apakah dia mampu melakukannya. Kalau begitu menurutku tujuannya adalah dia ingin menunjukkan bisa mengatasinya dengan cukup mudah, tapi menurutku itu tidak menghormati lawan,” ungkap Ljungberg seperti dikutip dari One Football.
Sebagai seorang bek yang memiliki pengalaman panjang, Ljungberg menekankan pentingnya menghormati lawan, terlepas dari keberhasilan atau kegagalan individu dalam pertandingan. Tindakan selebrasi seperti yang dilakukan Gabriel, menurutnya, dapat menurunkan nilai sportifitas dalam sepak bola.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















