
“Juga tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar),” tegas Sigit.
Selain awan panas, masyarakat juga diminta untuk mewaspadai potensi bahaya lain, seperti guguran lava dan lahar yang berpotensi terjadi sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.
Beberapa sungai yang harus diperhatikan adalah Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas erupsi yang signifikan, dengan enam kali erupsi yang terjadi dalam waktu singkat. Meski demikian, hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan yang lebih besar akibat peristiwa ini.
Namun, potensi bahaya yang ditimbulkan oleh erupsi ini sangat besar, sehingga masyarakat di sekitar kawasan Semeru diminta untuk selalu mengikuti imbauan dan peringatan dari pihak berwenang guna menjaga keselamatan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















