Banjir dan Longsor Terjang 4 Kecamatan di Kabupaten Malang, Jawa Timur

BOGORTODAY.COM – Pada Kamis, 28 November 2024, hingga Jumat pagi, 29 November 2024, Kabupaten Malang, Jawa Timur, diterjang hujan deras yang menyebabkan banjir dan longsor di empat kecamatan. Bencana ini mengakibatkan kerusakan pada ratusan rumah dan infrastruktur, serta memaksa sejumlah warga untuk mengungsi.

Berdasarkan keterangan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, empat kecamatan yang terdampak parah oleh banjir dan longsor adalah Bantur, Sumbermanjing Wetan, Donomulyo, dan Gedangan.

Di Kecamatan Bantur, banjir bandang menyebabkan kerusakan pada 21 rumah warga, Kantor Kecamatan Bantur, instalasi pipa PDAM, dan instalasi jaringan Telkom. Tak hanya itu, halaman SMPN 1 Bantur turut tergenang, sementara Jalan Raya Bantur mengalami kerusakan sepanjang 7 meter dan lebar 2 meter.

Meskipun dampak bencana cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu korban luka-luka, Alif Saifuddin (25), warga Dusun Sumberlele, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, tersengat aliran listrik akibat tiang listrik PLN yang jatuh dan kabel yang terjuntai.

BACA JUGA :  Angkot Usia di Atas 20 Tahun Dilarang Mengaspal

Kecamatan Donomulyo juga terdampak parah, dengan tanah ambles yang menyebabkan enam rumah warga di Desa Tulungrejo serta dua sepeda motor terbawa ke sungai. Selain itu, hujan deras yang turun sejak Kamis siang menyebabkan banjir di beberapa titik di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Di Kampung Raas, Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, dua RT terendam air dengan ketinggian mencapai 1 hingga 2 meter, yang mempengaruhi 4 RT di Desa Tumpakrejo. Banjir ini membuat ratusan rumah tergenang dan sejumlah warga terpaksa mengungsi.

Di Kecamatan Gedangan, dua desa juga dilanda bencana. Desa Tumpakrejo, dengan 101 Kepala Keluarga (KK), dilaporkan menjadi salah satu desa yang paling terdampak. Sebanyak 50 KK terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam banjir.

Selain itu, longsor terjadi di beberapa titik, seperti di Dusun Sumberarum, Desa Tumpakrejo, yang menyebabkan bahu jalan desa longsor. Jalan tersebut kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Di Dusun Sumberduren Lor, Desa Sidodadi, longsor juga menutup akses jalan yang menghubungkan beberapa wilayah.

BACA JUGA :  Tidur di Kamar Dingin Setiap Malam, Ini yang Terjadi pada Tubuh Anda

Hingga saat ini, petugas BPBD dan relawan masih bekerja keras untuk melakukan penanganan darurat, seperti evakuasi warga dan pembukaan akses jalan yang tertutup longsor. Warga yang rumahnya tergenang banjir mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman.

Sementara itu, pihak berwenang terus berupaya untuk memberikan bantuan dan memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana ini.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================