
Melalui forum ini saya harap bisa menjadi titik awal bagi kita semua untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi AI. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk mengakses strategi kehumasan yang lebih inovatif dan efektif,” terang Sekretaris Diskominfo.
Kemudian, Ketua Tim Komunikasi Publik, Kemkomdigi RI, Angki Kusuma Dewi menambahkan, bagi praktisi humas, kehadiran AI membawa angin segar sekaligus tantangan baru yakni, AI dapat mengambil alih tugas-tugas rutin seperti monitoring media sosial, analisis sentimen, dan pembuatan laporan, sehingga praktisi humas dapat fokus pada tugas-tugas yang lebih strategis.
Menurutnya, era AI memberikan peluang besar bagi praktisi humas untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas mereka. Namun, penting bagi praktisi humas untuk memahami potensi dan tantangan yang terkait dengan AI, serta mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk bekerja sama dengan teknologi ini.
Dengan demikian, praktisi humas dapat menjadi mitra strategis bagi organisasi dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital. (* / Gistin Iliyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















