BOGORTODAY.COM – Satu unit truk trailer bermuatan besi terlibat kecelakaan tunggal di Jalur Pantura Rembang, siang ini. Kecelakaan yang terjadi di wilayah Desa Tireman, Kecamatan Rembang, menyebabkan kemacetan parah di kedua arah lalu lintas.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.50 WIB, tepatnya di sebelah barat Pertigaan Soklin, pintu masuk timur Jalur Lingkar Selatan Rembang. Kejadian ini sempat membuat arus lalu lintas tersendat, baik dari arah barat (Semarang) maupun dari arah timur (Surabaya).
Polisi lalu lintas segera dikerahkan untuk mengatur aliran kendaraan dan mencegah penumpukan yang lebih parah.
Kasat Lantas Polres Rembang, AKP Sugito, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk trailer dengan nomor polisi H 8149 OH yang bermuatan gulungan lempengan besi melaju dari arah Semarang menuju Surabaya.
Saat berada di lokasi kejadian, sopir truk, Budianto (59), terpaksa mengerem mendadak untuk menghindari kendaraan di depannya yang tiba-tiba berbelok ke kanan.
“Pengemudi Budianto kaget saat melihat kendaraan di depannya hendak belok, sehingga dia mengerem mendadak. Akibatnya, muatannya terdorong ke depan dan mengenai kabin truk,” ujar AKP Sugito.
Sugito menambahkan, meskipun muatan truk terdorong dan mengenai kabin, Budianto dan seorang pengendara motor yang terjatuh saat menghindari truk tersebut selamat. Pengendara motor, yang mengendarai Honda Vario dengan nomor polisi K 4318 RW, mengalami luka ringan dan dilarikan ke UGD.
“Korban satu orang yakni pengemudi truk dalam kondisi selamat. Sementara pengendara motor yang jatuh akibat menghindari truk mengalami luka ringan dan dibawa ke rumah sakit,” lanjutnya.
Budianto, sopir truk, mengungkapkan bahwa meski berada di dalam kabin yang ringsek, dia berhasil bergerak dan selamat. Namun, kakinya sempat terjepit di jok kemudi saat truk berhenti mendadak.
“Saya masih bisa bergerak meskipun kaki saya sempat kegencet di jok. Alhamdulillah, bagian perut dan kepala saya tidak terluka,” ujar Budianto di lokasi kejadian.
Budianto juga menegaskan bahwa dia tidak mengantuk saat berkendara dan mengemudi dengan kecepatan yang pelan karena baru saja melewati lampu merah. Dia memastikan bahwa muatan truk yang seberat 52 ton sudah diamankan dengan rantai, dan kecelakaan disebabkan oleh rem mendadak.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait kecelakaan ini, sementara proses evakuasi dan pengaturan lalu lintas terus dilakukan untuk mengurangi kemacetan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















