Megatsunami Setinggi 200 Meter Terjadi di Greenland, Diduga Akibat Perubahan Iklim

Hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa sekitar 25 juta meter kubik batu—sebanding dengan volume 25 Gedung Empire State—terjatuh ke dalam air, memicu megatsunami yang sangat besar. Gelombang ini mencapai ketinggian 200 meter, menghantam wilayah sekitar dengan kekuatan luar biasa.

Meskipun peristiwa ini terjadi di wilayah yang tidak berpenduduk, yaitu daerah terpencil di Greenland, fenomena ini semakin meningkatkan perhatian terhadap risiko bencana alam yang terkait dengan perubahan iklim.

Tidak ada kapal yang berada di wilayah tersebut saat longsoran terjadi, namun fjord-fjord di Arktik memang sering dikunjungi oleh kapal pesiar. Para ilmuwan mengingatkan bahwa fenomena semacam ini kemungkinan akan semakin sering terjadi seiring dengan peningkatan suhu global yang menyebabkan gletser-gletser mulai mencair.

BACA JUGA :  Kritik Sistem Bansos, Nasya Kharisa Minta Pemkot Bogor Pakai Data Riil Bukan Cuma Angka Desil

“Kami menyaksikan peningkatan tanah longsor raksasa yang menyebabkan tsunami, khususnya di Greenland,” kata Dr. Kristian Svennevig, peneliti utama dari Survei Geologi Nasional untuk Denmark dan Greenland (GEUS).

Peristiwa megatsunami yang melanda Greenland pada September 2023 ini adalah peringatan akan dampak perubahan iklim terhadap lingkungan Arktik yang semakin rapuh.

BACA JUGA :  Jaro Ade Tegaskan Komitmen Pemkab Bogor Perluas Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan

Pencairan gletser dan pergerakan tanah di wilayah tersebut dapat memicu bencana alam yang lebih sering dan lebih kuat, menambah risiko bagi ekosistem serta aktivitas manusia yang ada di sekitar kawasan ini.

Para ilmuwan mengimbau agar lebih banyak perhatian diberikan pada potensi risiko bencana alam yang semakin meningkat akibat perubahan iklim global.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================