
Namun, saat warga lainnya berusaha menarik kedua korban, pegangannya terlepas dan MH kembali jatuh ke dalam sumur.
Menurut Sugiyanto, diduga MH mengalami kelelahan, sesak napas, dan kesulitan bernapas akibat udara sumur yang pengap, dicampur dengan bensin genset. Hal ini menyebabkan MH meninggal dunia sebelum dapat dievakuasi.
AR yang berhasil diselamatkan oleh warga lainnya segera dilarikan ke RSUD Tidar Kota Magelang untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, MH yang ditemukan dalam keadaan tak bernyawa berhasil dievakuasi oleh tim Basarnas dan Damkar pada pukul 09.30 WIB.
Kedua korban, AR dan MH, merupakan warga Kliwonan, Jogomulyo, Tempuran, Kabupaten Magelang. Keluarga dan warga setempat merasa berduka atas kejadian tragis ini. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















