
Sementara itu, Direktur RSUD Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri, S.H., MARS, menyampaikan harapannya terkait penambahan layanan yang ada di RSUD Leuwiliang.
“Kami ingin RSUD Leuwiliang menjadi rumah sakit yang memberikan pelayanan holistik dan ramah anak,” uangkap Dokter Vitrie – sapaan akrabnya.

Dengan adanya layanan okupasi sensori integrasi ini, lanjut Dokter Vitrie, RSUD Leuwiliang dapat memberikan solusi terbaik bagi orang tua yang ingin mendukung tumbuh kembang anaknya.
Untuk diketahui, tim rehabilitasi medik RSUD Leuwiliang juga dikenal memiliki hubungan yang baik dengan pasien dan keluarganya.
Tingkat kepatuhan pasien yang tinggi dalam menjalani terapi menjadi salah satu indikator keberhasilan layanan ini.
“Edukasi dan informasi yang terus diberikan kepada orang tua semakin memperkuat peran RSUD Leuwiliang sebagai mitra kesehatan yang andal bagi masyarakat,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















