
Hery menjelaskan bahwa kemungkinan SMP Negeri 22 dan SMP Negeri 23 akan segera diimplementasikan untuk softlaunching, namun operasionalnya diperkirakan baru akan dilakukan pada tahun 2025. Hal ini dikarenakan meubeulair baru akan siap pada pertengahan tahun 2025, namun anggarannya baru akan tersedia setelahnya.
Sementara itu, Kabid Sarpras Disdik Kota Bogor Ari Syarifudin, menjelaskan bahwa fasilitas Duta Pakuan memiliki 24 ruang kelas sesuai dengan rombel, laboratorium IPA dan lain-lain. Selain itu, juga telah disiapkan lapangan terbuka untuk kegiatan olahraga dan kegiatan lainnya.
“Secara bertahap pemenuhan untuk laboratorium sudah disiapkan ruangannya. Ini proyek pembangunan Satap bentar lagi berakhir pengerjaan tahun ini, seperti Satap Duta Pakuan yang kontaknya berakhir dan mudah-mudahan selesai. Keduanya tingga pengerjaan minor,” terang Ari.
Diketahui, proyek Satap Duta Pakuan bernilai Rp30 miliar untuk gedung SMP yang dilaksanakan oleh PT. Sadar Karya Dinamis dan Rp24,6 miliar untuk gedung SMP Satap Cimahpar yang dilaksanakan oleh PT. Cipta Usaha Nusa Gede.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















