
Meskipun petugas bersama pihak KSDA berusaha menarik ikan paus ke laut, upaya tersebut gagal dilakukan karena bobot ikan paus yang sangat berat dan ukurannya yang besar.
“Petugas bersama warga telah berusaha menarik ikan paus ke laut, namun karena ukurannya yang sangat besar dan bobot yang berat, kami tidak bisa memindahkannya begitu saja. Kami sekarang menunggu air laut pasang, yang diharapkan dapat memudahkan proses evakuasi ikan paus ke tengah laut yang lebih dalam,” kata Kapolsek Mardianto.
Saat ini, petugas bersama warga dan KSDA Riung masih berada di lokasi untuk memantau perkembangan situasi dan menunggu pasang surut air laut agar dapat melakukan evakuasi lebih lanjut.
Keberadaan ikan paus yang terdampar ini mengundang perhatian warga, namun sayangnya, kondisi luka yang dialami oleh ikan paus menyebabkan upaya penyelamatan menjadi semakin sulit.
Kejadian ini menjadi sorotan dan menarik perhatian banyak pihak, terutama terkait dengan pentingnya pelestarian habitat laut dan upaya penyelamatan satwa langka yang terdampar di pesisir.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















