Dendam Asmara Picu Penculikan di Bandung: Pelaku Akui Sakit Hati

Ilustrasi penangkapan

BOGORTODAY.COM – Donny Agusta Suprihandono (48), pelaku utama penculikan ibu rumah tangga Santi (49) di Antapani, Bandung, akhirnya buka suara.

Dalam pengakuannya, DAS terdorong melakukan aksi nekat tersebut karena sakit hati akibat hubungan asmara yang kandas dengan korban.

Dalam rilis kasus di Mapolrestabes Bandung, Rabu (11/12/2024), DAS mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Santi berlangsung selama empat tahun, dari 2014 hingga 2018.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Perketat Keamanan Stadion Pakansari, CCTV dan Penerangan Parkir Akan Ditambah

Namun, hubungan tersebut tidak jelas dan membuat DAS kecewa. Bahkan, ia sempat menemui keluarga besar Santi di Tasikmalaya untuk meminta kejelasan.

“Sejak 2014 sampai 2018 gak ada kejelasan (hubungan). (Saya sudah) menghadap (bertemu) keluarganya di Tasik,” ujar DAS.

Dendam pada Suami Korban

Selain sakit hati karena hubungan yang kandas, DAS juga mengaku dendam kepada suami Santi yang pernah melabraknya. Peristiwa tersebut semakin membuatnya sakit hati dan memicu niatnya untuk menculik mantan kekasihnya itu.

BACA JUGA :  Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Ratusan Warga Desa Parakan Muncang Terdampak

“Gak sengaja (penculikan). Lebih sakit ke suaminya karena dia pernah datang ke rumah mamah saya nyuruh orang sampai obrak abrik ruang tengah,” ungkap DAS.

Nikah Siri dan Motif Penculikan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================