
Kebakaran baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIT, setelah menghanguskan 31 kios, yang terdiri dari toko bangunan dan toko kelontong.
“Api mulai padam dengan sendirinya setelah membakar habis satu toko bangunan dan 30 toko kelontong yang ada di sekitarnya,” ungkap Kompol Joni.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut, kerugian materiil diperkirakan sangat besar.
“Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran ini dan dugaan keterlibatan OTK. Hingga kini, identitas pelaku dan motif pembakaran belum dapat dipastikan,” lanjutnya.
Pihak kepolisian kini meningkatkan pengawasan dan pengamanan di daerah tersebut guna mengantisipasi potensi kerusuhan atau gangguan keamanan lainnya. Kejadian ini menambah daftar insiden kebakaran di wilayah Papua Pegunungan, yang belakangan ini sering dihiasi dengan ketegangan sosial.
Sementara itu, warga berharap agar pihak berwenang segera mengungkap pelaku dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak. Kejadian ini menjadi peringatan akan pentingnya pengamanan dan kewaspadaan di tengah ketidakpastian situasi sosial di wilayah tersebut.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau Whatsapp Channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















