Massa Serang Polsek Pangkalan Lampam, OKI, dan Membawa Kabur Dua Tahanan Narkoba

BOGORTODAY.COM – Insiden mengejutkan terjadi di Polsek Pangkalan Lampam, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada Kamis (12/12/2024).

Sekelompok massa menyerang kantor Polsek dan memaksa membawa kabur dua tahanan narkoba yang tengah berada dalam penahanan. Selain itu, massa juga merusak sejumlah fasilitas dan ruangan di kantor Polsek.

Kapolres OKI, AKBP Hendrawan, menjelaskan bahwa jumlah personel yang terbatas di Polsek Pangkalan Lampam, hanya tujuh orang, tidak mampu mencegah tindakan anarkistis yang dilakukan oleh massa.

“Tapi karena jumlah massa banyak dan jumlah personel di Polsek Pangkalan Lampam hanya tujuh orang, maka tidak dapat mencegah adanya perusakan dan pengambilan paksa dua orang yang terduga pengguna narkoba,” ujar Kapolres pada Senin (16/12/2024).

BACA JUGA :  ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Momentum Hari Lahir Pancasila Perkuat Peran Desa

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat jelas bagaimana massa memasuki kantor Polsek dan merusak berbagai fasilitas. Pecahan kaca berserakan di lantai, sementara meja dan kursi terlihat terbalik akibat kerusakan yang ditimbulkan.

Meskipun personel yang berada di lokasi sudah berusaha mencegah, mereka tidak mampu menahan kelompok tersebut yang semakin anarkistis.

Meski kerusakan cukup parah, beruntung dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Namun, serangan terhadap Polsek Pangkalan Lampam dan pembebasan paksa dua tahanan narkoba ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian.

Kapolres Hendrawan menambahkan bahwa pihaknya sedang berupaya untuk melacak dan menangkap para pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Siapkan Mural Bergambar Pahlawan Nasional di Jalur Jayanti–Bojong Koneng

Pihak kepolisian juga telah melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kejadian ini, untuk mengungkap latar belakang tindakan kekerasan yang dilakukan oleh massa, serta untuk memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat dalam peristiwa ini.

Kejadian ini menambah catatan tentang ketegangan di beberapa daerah terkait penegakan hukum terhadap kasus narkoba. Polisi mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan tidak terlibat dalam aksi kekerasan yang merugikan banyak pihak.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau Whatsapp Channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================