Bencana Tanah Gerak di Desa Ngrandu, Trenggalek Semakin Parah, Polisi Evakuasi Warga ke Tempat Aman

Salah seorang warga, Yeni Yuliawati, menceritakan bahwa rumahnya rusak parah akibat pergerakan tanah. Retakan pada lantai dan dinding rumahnya semakin membesar dan berisiko ambruk.

“Dulu itu sudah pernah retak dan saat ini bertambah parah. Sekarang rumahnya dikosongkan, barang-barang diungsikan semua,” ujar Yeni.

Kepala Desa Ngrandu, Suparni, menjelaskan bahwa kejadian tanah gerak paling parah terjadi pada Minggu malam, di mana warga mendengar suara dentuman keras yang disertai dengan munculnya retakan besar di sekitar pemukiman.

BACA JUGA :  Korea Selatan Beri Diskon Tiket Bus untuk Turis Asing, Dorong Wisata ke Luar Seoul

“Setelah itu warga keluar sudah banyak retakan parah. Paginya kami ke sini meminta warga untuk mengungsi,” kata Suparni.

Data sementara menunjukkan bahwa sekitar 8 unit rumah dan 1 musala terdampak akibat pergerakan tanah ini. Sebanyak 23 warga telah mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kades Suparni juga mengungkapkan bahwa di titik utama retakan, penurunan tanah mencapai lebih dari dua meter, yang membuat kondisi semakin berbahaya.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Rotasi 32 Pejabat, Kursi Kosong Akan Diisi Lewat Open Bidding

Pemerintah setempat, bersama pihak kepolisian, terus memantau perkembangan situasi dan berupaya untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh para pengungsi serta memastikan keselamatan seluruh warga terdampak.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau Whatsapp Channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================