
Ardani menjelaskan, adapun wilayah yang biasa terganggu itu aliran menggunakan pompa, karena dikhawatirkan ada permasalahan dari listrik PLN maupun pompanya.
“Kami biasa bersiaga di lokasi tersebut. Kami sampaikan kepada masyarakat Kota Bogor mudah-mudahan Nataru kali ini tidak ada gangguan. Kecuali hal-hal yang bersifat emergency ataupun karena faktor alam. Kalau ada bocor kami akan perbaiki secara cepat, mohon doa kepada masyarakat Kota Bogor agar tidak terjadi apa-apa saat Nataru,” jelasnya.
“Apabila ada keluhan atau kendala, bisa menghubungi call center Tirta Pakuan apabila membutuhkan tangki air. Kami imbau juga pada saat air mengalir ke rumah-rumah masyarakat, diharapkan untuk menampung air, karena kita tidak tahu kapan terganggu karena bocor,” tambah Ardani.
Ardani menerangkan, kemudian terkait kondisi cuaca ekstrim saat ini, pihaknya mensiagakan tambahan tenaga lepas di titik-titik intake maupun di lokasi sumber-sumber air. Dilakukan hal ini karena permasalahan sampah yang banyak, perlu penanganan khusus agar suplai air baku menuju water treatment tidak terganggu suplainya.
“Kami menambah 3-4 orang untuk percepatan penanganan sampah, agar tetap terjaga pengelolaan, berjalan lancar dan kapasitas tidak terganggu,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















