BOGORTODAY.COM – Gunung Ibu yang terletak di Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Kamis pagi, 19 Desember 2024.
Letusan yang terjadi pukul 06:00 WIT tersebut memuntahkan kolom abu vulkanis yang mencapai ketinggian 1.500 meter di atas puncak, atau sekitar 2.825 meter di atas permukaan laut.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat bahwa kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas yang cukup tebal, bergerak ke arah timur. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 129 detik.
Saat ini, Gunung Ibu berada pada Status Level III Siaga. PVMBG mengimbau agar masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ibu, serta pengunjung atau wisatawan, tidak beraktivitas dalam radius 4 km dari puncak gunung, dan dalam jarak 5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu. Langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko bahaya akibat potensi letusan lebih lanjut.
Selain itu, PVMBG juga mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk selalu menggunakan pelindung seperti masker untuk menutupi hidung dan mulut, serta kacamata untuk melindungi mata, terutama jika terjadi hujan abu yang dapat mengganggu kesehatan.
PVMBG juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh narasi bohong (hoaks) yang dapat menambah kepanikan.
Pihak berwenang meminta agar informasi hanya berasal dari sumber yang terpercaya, dan masyarakat diminta untuk selalu mengikuti arahan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah setempat.
Erupsi Gunung Ibu ini menambah catatan aktivitas vulkanik di Indonesia yang perlu diwaspadai, khususnya terkait dampak letusan yang dapat mempengaruhi keselamatan dan aktivitas warga sekitar.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau Whatsapp Channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















