BOGORTODAY.COM – Tiga pekerja PT Monokem Surya, yang berlokasi di Jalan Proklamasi, Desa Aman, Kecamatan Rengasdengklok, Karawang, mengalami kecelakaan kerja yang fatal pada Senin (16/12/2024).
Dua dari mereka dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka bakar parah akibat ledakan smelter titanium, sementara satu lainnya mengalami luka bakar ringan.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengawas Ketenagakerjaan (UPTD Wasnaker) wilayah 2 Jawa Barat, Ponco, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan assessment dan pengecekan di lokasi pabrik usai peristiwa tersebut.
“Kemarin sudah kita datangi, langsung kita cek lokasi di PT Monokem terkait dengan kecelakaan yang terjadi di sana. Ada 3 korban dalam kecelakaan kerja itu,” ujar Ponco pada Rabu (18/12/2024).
Kronologi Kecelakaan Kerja
Ponco menjelaskan bahwa kecelakaan ini terjadi akibat kesalahan prosedur dalam proses produksi. PT Monokem Surya memproduksi pasir zirkon, yang melibatkan penggunaan smelter untuk memanaskan pasir.
Dalam proses tersebut, setelah selesai digunakan, tungku smelter seharusnya didiamkan terlebih dahulu selama 30 menit hingga satu jam untuk pendinginan.
Namun, diduga karena ketidaksabaran, pekerja membuka tungku tersebut sebelum waktu pendinginan yang cukup, yang berakibat fatal.
“Para pekerja membuka tungku yang seharusnya dibiarkan dingin terlebih dahulu. Akibatnya, uap panas dari pasir dalam tungku menyembur keluar dan mengenai pekerja,” kata Ponco.
Tiga pekerja yang berada di sekitar tungku tersebut langsung terkena hempasan uap panas, menyebabkan luka bakar serius.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















