
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kegiatan ilegal di gudang tersebut. Barang bukti yang ditemukan antara lain alat gerinda, kabel roll stop kontak listrik, dan 10 drum kosong yang diduga sebelumnya berisi pertalite. Selain itu, ditemukan pula sisa-sisa BBM jenis solar di lokasi kejadian.
“Korban diketahui bekerja sebagai sopir, namun juga berperan sebagai pelangsir BBM jenis pertalite. Aktivitas tersebut diduga menjadi penyebab adanya sisa-sisa BBM dan uapnya yang memicu ledakan,” tambah Fachurrazi.
Kasus ledakan ini kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan alat yang berpotensi menimbulkan percikan api, terutama di sekitar bahan bakar atau gas yang mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan alat yang berpotensi memicu percikan api, terutama di area dekat dengan bahan bakar atau gas yang mudah terbakar,” tutup AKP Fachurrazi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau Whatsapp Channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















