Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat, Meski Potensi Pelemahan Masih Ada

Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat, Meski Potensi Pelemahan Masih Ada

BOGORTODAY.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat pada perdagangan pasar spot pagi ini, Jumat (20/12), di level Rp16.307 per dolar AS.

Mata uang Garuda ini mencatatkan penguatan tipis sebesar 5 poin atau sekitar 0,03 persen, setelah sempat mengalami pelemahan dalam beberapa hari terakhir.

Namun, meskipun rupiah menunjukkan penguatan, mata uang Asia lainnya cenderung takluk terhadap dolar AS.

Beberapa mata uang yang melemah antara lain dolar Singapura yang turun 0,02 persen, yen Jepang merosot 0,01 persen, yuan China jatuh 0,14 persen, won Korea Selatan melemah 0,16 persen, baht Thailand turun 0,22 persen, serta ringgit Malaysia amblas 0,04 persen. Sementara itu, peso Filipina tercatat menguat sebesar 0,18 persen.

BACA JUGA :  Jangan Langsung Dibuang! Bekas Kotak Sepatu Ternyata Punya Banyak Manfaat di Rumah

Di sisi lain, mata uang utama negara maju juga menunjukkan tren melemah terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris tercatat turun 0,08 persen, dolar Australia melemah 0,21 persen, dan dolar Kanada juga turun 0,13 persen.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyampaikan bahwa meskipun rupiah menguat pagi ini, ada potensi pelemahan lanjutan.

Hal ini terkait dengan penguatan dolar AS yang dipicu oleh data revisi final PDB AS yang lebih kuat dari perkiraan, serta klaim pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan di Amerika Serikat.

BACA JUGA :  Bogor Hornbills Bidik Kemenangan di Gim Ketiga Final IBL 2026

“Begitu dengan klaim pengangguran AS yang lebih rendah dari perkiraan,” ujarnya.

Lukman memprediksi, nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak dalam kisaran Rp16.250 hingga Rp16.400 per dolar AS, dengan tekanan dari penguatan dolar global.

Dengan volatilitas yang tinggi dan berbagai faktor eksternal yang memengaruhi pergerakan nilai tukar, pelaku pasar diharapkan tetap waspada dan memperhatikan perkembangan ekonomi global yang bisa memengaruhi pergerakan rupiah lebih lanjut.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau Whatsapp Channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================