
Terkait dengan video tersebut, Roy menjelaskan bahwa situasi seperti itu bukanlah hal yang luar biasa dalam forum internasional.
Ia mengungkapkan bahwa saat KTT atau pertemuan internasional lainnya, delegasi negara seringkali mengadakan pertemuan bilateral atau parallel di sela-sela acara utama.
“Sifat keluar masuk ruangan meeting adalah hal yang lumrah untuk meeting internasional (termasuk di forum PBB),” kata Roy. Oleh karena itu, tidak jarang beberapa delegasi atau pemimpin negara meninggalkan ruang rapat ketika delegasi lain sedang berpidato.
Roy juga menambahkan bahwa delegasi Indonesia tidak bisa memberikan komentar terkait jadwal atau kegiatan ketua delegasi negara lain yang mungkin membuat mereka tidak hadir sepenuhnya saat Prabowo berpidato.
Dengan klarifikasi ini, Kemlu RI berharap dapat mengatasi persepsi yang salah terkait momen tersebut dan menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan Turki tetap baik dan bersahabat.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















