Krisis Pengelolaan Sampah di Indonesia, GCPI Ambil Langkah Konkret dengan Bank Sampah Baru di Kabupaten Bogor

Peresmian Bank Sampah Godrej Kebaikan Bersama RW 30 Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

BOGORTODAY.COM – PT Godrej Consumer Products Indonesia (GCPI) secara resmi meluncurkan Bank Sampah Godrej Kebaikan Bersama di RW30, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Kamis (19/12/2024).

Inisiatif ini semakin memperkuat komitmen GCPI terhadap kelestarian lingkungan dan memberdayakan masyarakat setempat dengan pengelolaan sampah yang lebih efisien dengan dampak sosial dan ekonomi yang positif.

Bank sampah ini bukanlah bank sampah pertama yang didirikan oleh GCPI, yang sebelumnya telah ada di RW13 Desa Cicadas. Bank sampah pertama ini telah mengelola sekitar 4 ton sampah sejak didirikan pada tahun 2023.

Selain itu, Bank Sampah Godrej Kebaikan Bersama juga memberikan pelatihan kepada masyarakat setempat untuk mengubah sampah menjadi produk yang bernilai ekonomis.

Peluncuran bank sampah ini menjadi langkah nyata dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah di Indonesia.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengolahan Sampah Nasional (SIPSN) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)1, per Juli 2024 terdapat 11,3 juta ton sampah
yang belum terkelola dengan baik. Kondisi ini menegaskan urgensi aksi kolektif dari berbagai pihak untuk memperbaiki sistem pengelolaan limbah di tingkat lokal dan nasional.

BACA JUGA :  Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkab Bogor Gelar Gebyar Siliwangi

“Melalui Bank Sampah Godrej Kebaikan Bersama RW 30 Desa Cicadas, kami tidak hanya mengurangi sampah yang tidak terkelola, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujar HR Director PT Godrej Consumer Products Indonesia, Cicin Winedar.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor mengapresiasi langkah GCPI sebagai model kolaborasi yang dapat ditiru oleh daerah lain.

“Inisiatif seperti ini tidak hanya membantu pengelolaan sampah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keberlanjutan lingkungan. Kami berharap program ini menjadi inspirasi bagi berbagai pihak,” ujar Kepala Bidang Pengendalian
Pencemaran dan Kemitraan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, H. Cholid Mawardi, S.E.,
M.M.

Kepala Dusun IX Parung Tanjung, Ade Somad mengungkapkan, bagi masyarakat Desa Cicadas, bank sampah ini memberikan dampak ekonomi langsung melalui pengelolaan limbah yang lebih baik.

BACA JUGA :  Hasil MUKOTA III: Arwinsyah Putra Nakhodai Kadin Kota Bogor

“Kami sangat bersyukur atas dukungan GCPI. Bank sampah ini memberikan kesempatan bagi warga untuk mengelola sampah sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan sampah yang lebih baik,” ungkap Ade Somad.

Peluncuran Bank Sampah Godrej Kebaikan Bersama di RW 30 Desa Cicadas merupakan wujud nyata komitmen berkelanjutan GCPI dalam menghadirkan solusi inovatif yang mendukung terciptanya ekosistem lebih hijau dan masyarakat yang lebih sejahtera.

GCPI terus mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan ke dalam strategi operasional dan bisnisnya. Keberlanjutan menjadi pilar strategis perusahaan dengan keyakinan bahwa langkah kecil, seperti mendirikan bank sampah, dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan dan masyarakat.

Inisiatif ini juga diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama mengatasi tantangan pengelolaan sampah di Indonesia.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================