Fenomena Sinkhole Gegerkan Warga Dusun Sabrangbendo, Diduga Akibat Aktivitas Pertambangan Ilegal

Fenomena Sinkhole Gegerkan Warga Dusun Sabrangbendo, Diduga Akibat Aktivitas Pertambangan Ilegal

BOGORTODAY.COM – Warga Dusun Sabrangbendo, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, dikejutkan dengan munculnya fenomena sinkhole atau lubang besar yang menggerus lahan perkebunan di wilayah tersebut.

Lubang yang memiliki diameter sekitar 30 meter dan kedalaman mencapai 12 meter ini terletak di tengah-tengah lahan yang sebelumnya digunakan untuk menanam sayuran sawi.

Lubang ini muncul sepekan yang lalu dan langsung memengaruhi area pertanian milik warga setempat. Menurut dugaan sementara, kemunculan sinkhole ini terkait dengan aktivitas pertambangan batu ilegal yang terjadi di bawah tanah perkebunan tersebut.

BACA JUGA :  Tom Holland Isyaratkan Sudah Menikah dengan Zendaya, Akhirnya Buka Suara Soal Rumor Pernikahan

Aktivitas tambang yang berada di dataran bawah terasiring, dikatakan menjadi penyebab amblesnya tanah di lahan perkebunan.

Didik, salah satu warga setempat, menjelaskan bahwa kejadian amblesnya tanah ini terjadi bersamaan dengan turunnya hujan deras.

Saat hujan, tidak ada aktivitas pertanian yang sedang berlangsung, namun tanah tiba-tiba ambles, menenggelamkan tanaman seperti jeruk, pisang, dan sawi yang ada di area tersebut.

BACA JUGA :  Ancaman Sunyi Gagal Ginjal di Usia Muda: Mengapa Cek Urine Setahun Sekali Itu Wajib?

“Saat itu hujan, tidak ada aktivitas di pertanian, tahu-tahu ambles. Itu ada tanaman jeruk dan pisang, kalau di bagian sini tanaman sayur sawi, petani khawatir kalau ada tanah ambles susulan, apalagi ini musim hujan,” ungkap Didik.

Menurutnya, kejadian ini segera dilaporkan ke pihak desa dan aparat setempat. Kepala Dusun bersama perangkat desa sudah meninjau lokasi untuk mengecek kondisi tersebut dan merencanakan mediasi dengan pihak-pihak terkait.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================