Sekdisdik Kabupaten Bogor Ungkap Fakta Baru Soal Kecelakaan 40 Santri di Malang 

L?BOGORTODAY.COM – Sebanyak 40 santri SMP IT Darul Qur’an Mulia yang mengalam kecelakaan di Tol Pandaan-Malang sedang dalam perjalanan menuju Pare, Kediri, Jawa Timur, untuk mengikuti program pengembangan bahasa Inggris. Program ini dilakukan atas inisiatif para santri sendiri dengan persetujuan orang tua.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Kabupaten Bogor, Nina Nurmasari, mengatakan program tersebut telah mendapatkan persetujuan resmi dari para orang tua wali santri melalui surat izin.

BACA JUGA :  Kenali Tanda-Tanda Atap Rumah Bocor Tanpa Harus Naik ke Atas

“Ini bukan atas keinginan sekolah, tetapi kemauan para santri yang didukung oleh orang tua masing-masing,” ujar Nina pada Selasa (24/12/2024).

Nina menjelaskan, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para santri sebagai persiapan mengejar beasiswa pendidikan ke luar negeri. Program ini bersifat opsional dan tidak diwajibkan oleh pihak sekolah.

BACA JUGA :  Vertu AlphaFold Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Premium dengan AI Asisten Pribadi Seharga Rp 110 Juta

“Mereka mengikuti program pengembangan bahasa di Pare karena kemampuan bahasa Inggris sangat diperlukan, selain bahasa Indonesia dan Arab,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa program ini sepenuhnya didasarkan pada inisiatif santri dengan dukungan orang tua masing-masing. ***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================