
Selain korban manusia, insiden ini juga menyebabkan kerusakan pada kendaraan. Kapolres Cimahi menyebutkan bahwa ada sekitar 200 kendaraan yang terkena dampak tumpahan cairan kimia, baik itu motor maupun mobil.
Pihak perusahaan pengangkut cairan kimia tersebut berkomitmen untuk bertanggung jawab atas kerugian materil yang ditimbulkan.
“Berdasarkan pendataan, ada sekitar 200 kendaraan yang rusak, dan pihak perusahaan siap mengganti kerugian. Kami hanya bertindak sebagai fasilitator antara pemilik kendaraan dan perusahaan,” kata Tri.
Setelah kejadian, petugas pemadam kebakaran (damkar) segera melakukan pembersihan dengan penyemprotan air untuk menghilangkan sisa-sisa cairan kimia di jalan.
“Proses pembersihan telah selesai, dan jalan sudah bisa digunakan kembali oleh masyarakat,” tambah Tri.
Pihak kepolisian mengimbau agar pengendara tetap berhati-hati saat melintas, terutama di area yang rawan kecelakaan atau tumpahan cairan berbahaya.
Sementara itu, penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebocoran cairan kimia ini masih dilakukan oleh pihak berwenang.
Dengan selesainya pembersihan jalan dan proses penanganan korban, diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, dan masyarakat dapat melanjutkan aktivitas mereka dengan aman.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















