
“Korban jiwa tidak ada, pengemudi selamat,” kata Iptu Budi.
Truk yang membawa muatan 6,5 ton saus tersebut tidak mengalami overloading, dan pihak kepolisian menyimpulkan bahwa kecelakaan ini disebabkan oleh ketidaktahuan sopir terhadap medan jalan yang dilaluinya.
Diketahui bahwa sopir Nano baru pertama kali melintas jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) dan biasanya melewati jalur Kopeng. Dalam perjalanannya, Nano mengikuti petunjuk dari Google Maps, yang membawa dia ke jalur Selo, yang ternyata lebih menantang dan tajam.
Hingga pukul 11.45 WIB, truk tersebut masih berada di lokasi kejadian, menunggu proses evakuasi menggunakan truk derek.
Kejadian ini menyebabkan kemacetan di jalur wisata Solo-Selo-Borobudur (SSB), yang merupakan rute ramai yang menghubungkan berbagai destinasi wisata terkenal.
Polisi mengimbau pengguna jalan, khususnya di jalur SSB, untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap kondisi jalan yang berbukit dan berliku, terutama bagi yang belum familiar dengan medan tersebut.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















