Toyota Hilux Rangga Uji Coba Jadi Angkutan Umum Mikrotrans Transjakarta

Sejak pertama kali diluncurkan, Toyota Hilux Rangga telah meraih angka penjualan yang menggembirakan. Hingga saat ini, lebih dari 2.700 unit Hilux Rangga telah terjual, dengan 1.500 unit lainnya masih dalam proses pengiriman kepada konsumen.

Anton Jimmi Suwandy menambahkan, bahwa penjualan Hilux Rangga dengan mesin diesel mendominasi, mencatatkan kontribusi sebesar 57%, sementara versi bensin menyumbang 43%.

Di sisi lain, Hilux Rangga dengan transmisi matik juga cukup diminati, dengan kontribusi sekitar 20%.

Spesifikasi Toyota Hilux Rangga

Toyota Hilux Rangga hadir dalam dua pilihan mesin, yaitu mesin diesel dan bensin, masing-masing menawarkan performa yang handal untuk segala kebutuhan, baik sebagai kendaraan komersial maupun transportasi umum.

  • Mesin Diesel:
    • 2GD-FTV 2.393 cc 4 silinder (EURO4)
    • VNT Turbocharger Common-rail
    • Tenaga: 149 PS @ 3.400 rpm
    • Torsi: 343 Nm @ 1.400-2.800 rpm (5-speed M/T), 400 Nm @ 1.600-2.000 rpm (6-speed A/T)
  • Mesin Bensin:
    • 1TR-FE 1.998 cc 4 silinder (EURO4)
    • Dual VVT-i
    • Tenaga: 139 PS @ 5.600 rpm
    • Torsi: 183 Nm @ 4.000 rpm (5-speed M/T)
BACA JUGA :  Karier Tak Kunjung Naik? Bisa Jadi 7 Kebiasaan Ini Diam-Diam Menghambat Kesuksesan Anda

Hilux Rangga 4×4 Belum Direncanakan

Meskipun banyak penggemar yang berharap Toyota menghadirkan varian Hilux Rangga 4×4, PT TAM saat ini belum berencana untuk menyediakan pilihan tersebut.

Menurut Anton, segmen pikap 4×4 sudah diisi oleh Toyota Hilux yang lebih besar, sehingga Hilux Rangga tetap tersedia dalam pilihan penggerak roda 4×2 saja.

BACA JUGA :  Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Diupayakan Damai, Pertemuan Dijadwalkan Juli 2026

“4×4 kan tipe ini kan belum ada. Jadi baru ada 4×2. Belum ada diskusi, karena 4×4 kita sudah ada Hilux,” tambah Anton.

Dengan inovasi terbaru ini, Toyota Hilux Rangga tak hanya menjadi pilihan kendaraan komersial yang handal, tetapi juga mulai memainkan peran penting dalam sistem transportasi umum Jakarta.

Jika uji coba berjalan lancar, kendaraan ini bisa menjadi alternatif menarik bagi operator angkutan umum di kota besar.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================