
BOGORTODAY.COM – Harga minyak mentah dunia mengalami lonjakan pada perdagangan Selasa (31/12), meskipun transaksi cenderung sepi menjelang pergantian tahun. Kenaikan harga ini didorong oleh meningkatnya aktivitas manufaktur di China yang memberikan dorongan terhadap permintaan energi global.
Harga minyak mentah berjangka Brent tercatat naik 47 sen atau sekitar 0,7 persen, mencapai US$74,46 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga menguat 49 sen atau 0,7 persen menjadi US$71,48 per barel.
Meski mengalami kenaikan pada hari terakhir perdagangan tahun ini, harga minyak mentah acuan Brent turun sekitar 3,2 persen sepanjang tahun 2024. Sementara itu, harga WTI AS turun 0,6 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Peningkatan harga minyak mentah ini sebagian besar didorong oleh data terbaru yang menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur China mengalami kenaikan pada bulan Desember 2024.
Meskipun laju pertumbuhannya lebih lambat dibandingkan sebelumnya, data tersebut menunjukkan adanya stimulus baru dari pemerintah China yang mendukung pemulihan ekonomi negara tersebut.
Aktivitas pabrik yang meningkat di China diharapkan dapat mendongkrak permintaan minyak mentah dalam jangka pendek.
Menurut laporan Reuters, pemerintah China juga berencana untuk menerbitkan obligasi pemerintah khusus senilai 3 triliun yuan (sekitar US$411 miliar) pada tahun depan untuk menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi yang melambat.
Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian China yang merupakan konsumen energi terbesar kedua di dunia.
Meskipun prospek permintaan minyak mentah jangka panjang yang lemah masih membebani harga, penurunan stok minyak mentah AS menjadi faktor yang menahan penurunan harga. Penurunan stok minyak mentah AS memberikan dukungan jangka pendek yang mengimbangi ketidakpastian permintaan minyak di masa depan.
Secara keseluruhan, meskipun tantangan ekonomi global dan ketidakpastian terkait permintaan minyak mentah masih membayangi pasar, ada beberapa faktor yang memberikan harapan bagi prospek harga minyak dunia, terutama dalam jangka pendek.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















