Apakah Alergi Bisa Sembuh Total? Ini Penjelasan Medisnya

Alergi
Ilustrasi Alergi. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Alergi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat. Kondisi ini sering kali muncul berulang sehingga tidak sedikit orang bertanya-tanya apakah alergi sebenarnya bisa sembuh sepenuhnya atau hanya dapat dikendalikan.

Gejala alergi dapat muncul kapan saja ketika tubuh terpapar zat pemicu tertentu. Reaksinya pun beragam, mulai dari bersin, hidung tersumbat, mata berair, gatal-gatal, ruam pada kulit, hingga sesak napas pada kasus yang lebih berat.

Lantas, benarkah alergi bisa hilang untuk selamanya? Berikut penjelasan medis yang perlu diketahui.

Bisakah Alergi Disembuhkan?

Hingga saat ini, belum ada terapi yang dapat menghilangkan alergi secara permanen. Alergi terjadi karena sistem kekebalan tubuh memberikan respons berlebihan terhadap zat yang sebenarnya tidak berbahaya.

BACA JUGA :  PSEL Kayumanis Diproyeksikan Buka Lapangan Kerja Bagi Warga Sekitar

Meski belum bisa disembuhkan total, kondisi ini tetap dapat dikendalikan sehingga penderitanya bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman.

Pada beberapa kasus, terutama alergi makanan yang dialami anak-anak seperti alergi susu, telur, gandum, atau kedelai, sensitivitas tubuh dapat berkurang seiring bertambahnya usia. Namun, alergi yang muncul saat dewasa, termasuk alergi obat maupun alergi saluran pernapasan, umumnya bertahan dalam jangka panjang.

Tingkat keparahan gejala juga berbeda pada setiap orang. Ada yang mengalami perbaikan seiring waktu, tetapi ada pula yang tetap membutuhkan pengobatan untuk mencegah kekambuhan.

BACA JUGA :  3 Manfaat Makan Buah Setelah Olahraga untuk Pemulihan Tubuh

Mengapa Alergi Terjadi?

Alergi muncul ketika sistem imun salah mengenali suatu zat sebagai ancaman. Zat pemicu tersebut dikenal sebagai alergen.

Beberapa alergen yang paling sering menyebabkan reaksi alergi antara lain:

  • Serbuk sari.
  • Tungau debu.
  • Bulu hewan.
  • Makanan tertentu.
  • Obat-obatan.
  • Sengatan serangga.

Saat tubuh bersentuhan dengan alergen, sistem kekebalan akan menghasilkan antibodi yang memicu pelepasan histamin. Senyawa inilah yang menyebabkan berbagai gejala alergi, seperti gatal, bersin, mata berair, pembengkakan, hingga ruam pada kulit.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================