
Akibat longsoran tersebut, sebuah bangunan vila tiga lantai, tiang listrik, dan tiang provider juga roboh. Selain itu, longsoran tanah turut menyebabkan akses jalan antardusun di Desa Oro-oro Ombo tertutup oleh material tanah dan bebatuan.
Enam wisatawan yang menjadi korban dalam peristiwa ini adalah satu keluarga asal Bekasi, Jawa Barat. Mereka sempat terjebak di dalam vila yang terdampak longsor, dan segera dievakuasi menuju Rumah Sakit Hasta Brata untuk mendapatkan perawatan medis.
“Enam penyewa dari wisatawan, semuanya satu keluarga asal Bekasi, Jawa Barat. Mereka dievakuasi ke Rumah Sakit Hasta Brata, dan mendapat perawatan,” tutur Agung.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, perangkat desa, kepolisian, TNI, Tagana, tim medis, dan unsur kebencanaan lainnya segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan memastikan tidak ada lagi korban yang terjebak.
“Korban jiwa nihil, hanya enam orang dirawat di RS Hasta Brata,” ujar Agung Sedayu, menambahkan bahwa upaya evakuasi dan penanganan bencana masih berlangsung.
Pihak berwenang mengimbau agar warga dan wisatawan tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat hujan deras yang dapat menyebabkan tanah longsor di wilayah pegunungan seperti Kota Batu.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















