PEMKOT BOGOR LEBIH RELIGIUS DALAM MENYAMBUT TAHUN BARU

Heru B Setyawan. (Pemerhati dan Aktivis Pendidikan)

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

KEPALA Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Kota Bogor, Rahmat Hidayat menyatakan tidak ada pesta kembang api di malam pergantian waktu tahun baru,  baik di Tugu Kujang maupun taman yang ada.

Bukan pesta kembang api, namun Pemkot Bogor hanya akan menggelar doa bersama lintas agama di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, saat malam pergantian waktu tahun baru masehi.

Baru tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyambut pergantian waktu malam tahun baru masehi tanpa pesta kembang api, petasan dan panggung hiburan. Menurut penulis hal ini sangat keren, karena adanya perubahan sikap dari Pemkot dalam menyingkapi perayaan tahun baru masehi.

BACA JUGA :  Kuasa Hukum Ruben Onsu Soroti Nafkah dan Harta Gana-Gini, Pertemuan dengan Anak Jadi Kunci Penyelesaian

Ya Pemkot Bogor lebih bijaksana, religius dan peka terhadap kondisi negara dan masyarakat Indonesia yang masih banyak masalah serta dalam keadaan tidak baik-baik saja. Lebih jauh lagi dengan tidak adanya pesta kembang api, petasan dan panggung hiburan menyambut pergantian tahun baru masehi, berarti menghemat jutaan anggaran Pemkot Bogor.

BACA JUGA :  Tipu 14 Anak Buah hingga Rp1,3 Miliar, Oknum Pejabat Satpol PP Kota Bogor Resmi Dipecat!

Dan ini sesuai dengan Syariat Islam dalam memaknai pentingnya sebuah waktu. Waktu merupakan anugerah terbesar yang diberikan oleh Allah kepada manusia. Dalam Islam, memanfaatkan waktu merupakan tanggung jawab yang penting untuk dilakukan.

Setiap waktu yang sudah terlewat, meski itu tiap detik, menit, jam, hari, pekan, bulan dan tahun tidak akan kembali sehingga perlu digunakan seefisien dan sebaik mungkin bro.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================