
Kecelakaan ini bukan yang pertama kalinya terjadi di jalur Hutan Tunggangan. Sejumlah insiden sebelumnya juga tercatat di kawasan tersebut. Pada Minggu, 29 Desember 2024, dua bus pariwisata asal Surabaya tersasar karena mengikuti arahan Google Maps dan terpaksa putar balik.
Pada 13 Juni 2024, sebuah truk pengangkut jagung juga terguling di kawasan Hutan Tunggangan, diduga karena mengikuti Google Maps. Begitu pula pada 2 April 2024, truk pengangkut jagung mengalami kecelakaan setelah tidak kuat menanjak.
Pada 25 Januari 2024, sebuah truk pengangkut daging beku juga terguling di kawasan yang sama, diduga karena mengikuti petunjuk di Google Maps. Bahkan, pada Mei 2023, sebuah truk tronton tersasar dan memutuskan untuk putar balik karena medan yang sulit.
Di tahun-tahun sebelumnya, terdapat juga kejadian bus AKAP yang tersasar di Gunung Tunggangan pada Oktober 2019.
Kecelakaan berulang ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan bagi para pengemudi yang melintasi jalur Hutan Tunggangan, yang dikenal dengan medan jalan yang ekstrem dan berpotensi membahayakan jika tidak hati-hati.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














